Jakarta, 28 Des 2010
Mumpung lagi inget, sekalian deh posting resep donat
Bahan-bahan :
- 300 gr tepung terigu (sebaiknya gunakan cakra)
- 150 ml susu cair hangat
- 3 sdm mentega
- 5.5 gr ragi instan / Fernipan (1/2 bks)
- 4 sdm gula pasir
- 3 butir telur kuning
- sedikit garam
- minyak untuk menggoreng.
Cara Membuat :
Campurkan tepung terigu dengan ragi instan, uleni sampai benar2 merata. Seelah itu baru tambahkan mentega, sula dan garam. Lalu masukkan kuning telur dan terakhir susu cair. Uleni hingga benar-benar kalis.
Bulatkan adonan, dan tutup dengan kain kering, diamkan kira-kira 45 menit. Adonan akan mengembang 2 kali ukuran semula.
Bagi adonan menjadi 12 bagian dan bulatkan. diamkan beberapa saat, Barulah adonannya digoreng diatas api kecil sampai berwrna kuning kecoklatan. Setelah itu angkat dan dinginkan.
Setelah dingin barulah donat diolesi dengan coklat leleh atau mentega dan diatas diberi parutan keju (sesuai selera). Donat siap disajikan
Selasa, 28 Desember 2010
Chicken nugget
Jakarta, 28 Desember 2010
Tadi bingung mo masak apa,koq akhir2 ini masaknya gitu2 aja, akhirnya ketemu ide pengen bikin chicken nugget, enak kali ya chicken nugget bikinan sendiri, jadilh browsing resep sana sini, berikut resepnya :
Bahan-bahan I:
- 1/4 kg daging ayam yang sudah dihaluskan
- 70 gr keju parut
- 4 siung bawang putih
- 2 butir telur kocok lepas
- 10 butir lada
- 1 sdm tepung maizena
- garam secukupnya
Bahan II:
- 2 butir telur
- tepung panir secukupnya
- minyak untuk menggoreng
Cara membuat :
Campurkan semua bahan I, aduk sampai merata. Setelah itu, tempatkan adonan kedalam loyang kecil yang sebelumnya sudah dilapisi plastik dan sedikit minyak goreng. Setelah itu kukus adonannya selama lebih kurang 20 menit.
Setelah adonan dingin, potong sesuai keinginan. Celupkan adonan kedalam telur yang sudah dikocok lepas. Lalu gulingkan kedalam tepung roti. Lakukan hal sama 2 kali. Panaskan minyak, mukkan nugget, goreng sampai berwarna kuning keemasan.
Selamat mencoba
Tadi bingung mo masak apa,koq akhir2 ini masaknya gitu2 aja, akhirnya ketemu ide pengen bikin chicken nugget, enak kali ya chicken nugget bikinan sendiri, jadilh browsing resep sana sini, berikut resepnya :
Bahan-bahan I:
- 1/4 kg daging ayam yang sudah dihaluskan
- 70 gr keju parut
- 4 siung bawang putih
- 2 butir telur kocok lepas
- 10 butir lada
- 1 sdm tepung maizena
- garam secukupnya
Bahan II:
- 2 butir telur
- tepung panir secukupnya
- minyak untuk menggoreng
Cara membuat :
Campurkan semua bahan I, aduk sampai merata. Setelah itu, tempatkan adonan kedalam loyang kecil yang sebelumnya sudah dilapisi plastik dan sedikit minyak goreng. Setelah itu kukus adonannya selama lebih kurang 20 menit.
Setelah adonan dingin, potong sesuai keinginan. Celupkan adonan kedalam telur yang sudah dikocok lepas. Lalu gulingkan kedalam tepung roti. Lakukan hal sama 2 kali. Panaskan minyak, mukkan nugget, goreng sampai berwarna kuning keemasan.
Selamat mencoba
Selasa, 21 Desember 2010
Resep Nasi Buryani
Jakarta, 21 Des 2010
Dari kemaren2 mo nulis resep koq males banget buka laptop. Hari ini mumpung amina bobo baru bisa posting, Resepnya dari cek Leli, tantenya abang yang memang jago banget masak masakan aceh. Berikut resepnya :
Bahan-bahan:
- daging sapi 1 Kg (pilih bagian sesuai selera)
Bumbu yang dihaluskan :
- 1 sdm ketumbar mentah
- 1 sdm ketumbar sangrai
- 1 sdt jintan manis
- 3 siung bawang putih
- 10 siung bawang merah
- 1 sdt lada
- seruas jari jahe
- seruas jari lengkuas
- 2 sdm kelapa gongseng
- 10 cabe rawit
- 5 cabe merah (sesuai selera)
Bumbu lainnya:
- 10 butir cengkeh
- 5 butir kapulaga
- 2 batang kayu manis
- kas-kas secukupnya
- 2 batang serai di geprak
- daun kari secukupnya
- 2 helai daun pandan
- santan dari 1 butir kelapa
- garam secukupnya
- 2 sdm minyak goreng
Cara Membuat Kari:
Masukkan sedikit minyak untuk menumis. Masukkan daun pandan terlebih dahulu untuk mendapatkan aroma kari. Setelah itu, tumis semua bumbu yang dihaluskan sampai harum. Masukkan daging yang telah dipotong2 sesuai selera. Masak dengan api kecil. Sembari memasak daging, masukkan juga semua bumbu2 lainnya. Setelah daging agak empuk, baru masukkan santan dan masak hingga kuah mengental dan mengeluarkan minyak.
Setelah kari selesai barulah beras diaroni.
Untuk sekilo daging, kalo tidak salah ingat kira2 bisa digunakan untuk 6 - 7 cup beras (gelas ukur yang ada di magic com)
Cara membuatnya :
Setelah beras dicuci bersih, masukkan air secukupnya (jangan telalu banyak).tambahkan sedikit kunyit yang sudah dihaluskan(sesuai selera), daun kari, daun pandan dan sedikit garam. Barulah beras dimasak sampai airnya kering (seperti mengaron nasi). Setelah itu, tutup nasi yang sudah di aron beberapa saat (lebih kurang 10 menit)
Setelah itu baru campurkan sedikit demi sedikit kari yang sudah dimasak tadi.
Mudah2an resep ini ada manfaatnya, buat yang mau nyoba, ayo di coba, mudah2an berhasil yah, klo ada yang mau ditanyakan, silahkan. Jangan ragu - ragu hubungi aku yah.
Dari kemaren2 mo nulis resep koq males banget buka laptop. Hari ini mumpung amina bobo baru bisa posting, Resepnya dari cek Leli, tantenya abang yang memang jago banget masak masakan aceh. Berikut resepnya :
Bahan-bahan:
- daging sapi 1 Kg (pilih bagian sesuai selera)
Bumbu yang dihaluskan :
- 1 sdm ketumbar mentah
- 1 sdm ketumbar sangrai
- 1 sdt jintan manis
- 3 siung bawang putih
- 10 siung bawang merah
- 1 sdt lada
- seruas jari jahe
- seruas jari lengkuas
- 2 sdm kelapa gongseng
- 10 cabe rawit
- 5 cabe merah (sesuai selera)
Bumbu lainnya:
- 10 butir cengkeh
- 5 butir kapulaga
- 2 batang kayu manis
- kas-kas secukupnya
- 2 batang serai di geprak
- daun kari secukupnya
- 2 helai daun pandan
- santan dari 1 butir kelapa
- garam secukupnya
- 2 sdm minyak goreng
Cara Membuat Kari:
Masukkan sedikit minyak untuk menumis. Masukkan daun pandan terlebih dahulu untuk mendapatkan aroma kari. Setelah itu, tumis semua bumbu yang dihaluskan sampai harum. Masukkan daging yang telah dipotong2 sesuai selera. Masak dengan api kecil. Sembari memasak daging, masukkan juga semua bumbu2 lainnya. Setelah daging agak empuk, baru masukkan santan dan masak hingga kuah mengental dan mengeluarkan minyak.
Setelah kari selesai barulah beras diaroni.
Untuk sekilo daging, kalo tidak salah ingat kira2 bisa digunakan untuk 6 - 7 cup beras (gelas ukur yang ada di magic com)
Cara membuatnya :
Setelah beras dicuci bersih, masukkan air secukupnya (jangan telalu banyak).tambahkan sedikit kunyit yang sudah dihaluskan(sesuai selera), daun kari, daun pandan dan sedikit garam. Barulah beras dimasak sampai airnya kering (seperti mengaron nasi). Setelah itu, tutup nasi yang sudah di aron beberapa saat (lebih kurang 10 menit)
Setelah itu baru campurkan sedikit demi sedikit kari yang sudah dimasak tadi.
Mudah2an resep ini ada manfaatnya, buat yang mau nyoba, ayo di coba, mudah2an berhasil yah, klo ada yang mau ditanyakan, silahkan. Jangan ragu - ragu hubungi aku yah.
Rabu, 20 Oktober 2010
Bibi oh bibi.....
Jakarta, 20 oktober 2010
Keadaannya kurang lebih sama dengan kehamilan sebelumnya. Kira-kira lima bulan usia kehamilanku, mulailah aku ditinggal sama pembantu. Sebenarnya bibi udah lumayan lama tinggal dengan kita, udah enak banget, dari dulu klo ada yang tinggal sama aku rata-rata seh pada betah, cuma yah itu, selalu aja ada alasan yang membuat mereka harus pergi. Waktu hamil amina dulu
Keadaannya kurang lebih sama dengan kehamilan sebelumnya. Kira-kira lima bulan usia kehamilanku, mulailah aku ditinggal sama pembantu. Sebenarnya bibi udah lumayan lama tinggal dengan kita, udah enak banget, dari dulu klo ada yang tinggal sama aku rata-rata seh pada betah, cuma yah itu, selalu aja ada alasan yang membuat mereka harus pergi. Waktu hamil amina dulu
Jumat, 15 Oktober 2010
Pengaruh zat besi yang terkandung dalam susu dan vitamin bagi ibu hamil
Jakarta, 15 Oktober 2010
Hamil kali ini memang beda banget dari yang sebelumnya. Bener kata orang tua, tiap hamil memang beda-beda nikmat nya. Kali ini, perutku sensitif banget. Makan pedes sedikit, perut terasa mules2. Makan makanan diluar juga nggak begitu bisa, salah-salah perut juga mules. Kalo perutnya udah mules,bisa-bisa malam nggak bisa tidur. Sebenarnya aku juga udah menjaga supaya nggak makan yang terlalu pedes2, tapi gimana dunk, namanya ibu hamil, kadang klo makannya begitu2 aja juga suka neeg dan nggak napsu makan. Makanya sekali-kali bandel juga. tapi tetep sih dijaga, makannya dikit aja.
Nah, keluhan akhir-akhir ini, makannya udah nggak pedes2, nggak jajan diluar, tapi perut tetap aja terkadang terasa mules dan melilit, ditambah feses nya juga bewarna kehitaman. Nah lho? bingung kan?
Apa lagi nih yang salah. Minum susu dan vitamin rajin. untuk susu hamil aku biasa minum Anmum rasa coklat. Klo vitaminnya ada 3 macam : folamil Genio, Cavit d, dan Hemobion. Hemobion juga aku minum atas anjuran dari dokter Hematologi. Seperti kehamilan sebelumnya, setiap kali hamil kadar ACA dalam darahku meningkat. Dan supaya tidak kekurangan zat besi, aku dianjurkan untuk minum Hemobion sekali sehari. Karena khawatir kenapa2, akhinya aku mengkonsultasikan masalah ini kedokter kandunganku. Menurut pendapat beliau, perut mules dan feses bewarna kehitaman, disebabkan karena kandungan zat besi yang terdapat pada susu dan vitamin yang selama ini aku minum (Hemobion). Tidak semua orang mengalami hal ini, ada juga yang tidak ada masalah dengan zat besi yang terkandung didalam susu dan vitamin, tapi ada juga yang mengalami masalah seperti yang aku alami. saran beliau, dosis hemobion dikurangi. Jadi minumnya 2 hari sekali.
Setelah aku coba, Alhamdulillah, mulesnya jadi mendingan. Dan feses kembali normal.
Bagi yang mengalami masalah ini, don't worry ya...
Semoga info ini berguna.
Hamil kali ini memang beda banget dari yang sebelumnya. Bener kata orang tua, tiap hamil memang beda-beda nikmat nya. Kali ini, perutku sensitif banget. Makan pedes sedikit, perut terasa mules2. Makan makanan diluar juga nggak begitu bisa, salah-salah perut juga mules. Kalo perutnya udah mules,bisa-bisa malam nggak bisa tidur. Sebenarnya aku juga udah menjaga supaya nggak makan yang terlalu pedes2, tapi gimana dunk, namanya ibu hamil, kadang klo makannya begitu2 aja juga suka neeg dan nggak napsu makan. Makanya sekali-kali bandel juga. tapi tetep sih dijaga, makannya dikit aja.
Nah, keluhan akhir-akhir ini, makannya udah nggak pedes2, nggak jajan diluar, tapi perut tetap aja terkadang terasa mules dan melilit, ditambah feses nya juga bewarna kehitaman. Nah lho? bingung kan?
Apa lagi nih yang salah. Minum susu dan vitamin rajin. untuk susu hamil aku biasa minum Anmum rasa coklat. Klo vitaminnya ada 3 macam : folamil Genio, Cavit d, dan Hemobion. Hemobion juga aku minum atas anjuran dari dokter Hematologi. Seperti kehamilan sebelumnya, setiap kali hamil kadar ACA dalam darahku meningkat. Dan supaya tidak kekurangan zat besi, aku dianjurkan untuk minum Hemobion sekali sehari. Karena khawatir kenapa2, akhinya aku mengkonsultasikan masalah ini kedokter kandunganku. Menurut pendapat beliau, perut mules dan feses bewarna kehitaman, disebabkan karena kandungan zat besi yang terdapat pada susu dan vitamin yang selama ini aku minum (Hemobion). Tidak semua orang mengalami hal ini, ada juga yang tidak ada masalah dengan zat besi yang terkandung didalam susu dan vitamin, tapi ada juga yang mengalami masalah seperti yang aku alami. saran beliau, dosis hemobion dikurangi. Jadi minumnya 2 hari sekali.
Setelah aku coba, Alhamdulillah, mulesnya jadi mendingan. Dan feses kembali normal.
Bagi yang mengalami masalah ini, don't worry ya...
Semoga info ini berguna.
Sabtu, 02 Oktober 2010
Pengalaman mengurus Paspor tanpa Calo di Kantor Imigrasi Jakarta Selatan
Jakarta, 2 Oktober 2010
Pas ke Melbourne kemaren kan sempat ditegur sama petugas imigrasi, masalahnya, pasporku masa berlakunya tinggal 5 bulan lagi. Kata petugas imigrasinya begini (sama si ayah amina) : "Lho Pak? koq paspor ibunya tinggal 5 bulan lagi neh. Udah nggak boleh berangkat neh Pak!" (kurang lebih begitulah katanya). Si Ayah bilang : "Tapi kan belum expire Pak. Wah gimana ya Pak? Abis saya belum sempat temenin istri ngurus paspor, saya akhir2 ini sedang sibuk keluar kota, mana istri lagi hamil, ada bayi lagi. Tapi kami nggak lama koq diAussynya. Ini ada tiket balik kami ke Jakarta, klo bapak mau lihat." Akhirnya setelah kita dinasehatin panjang lebar dan kita iya-iya aja, akhirnya kita dikasih juga lewat, dengan catatan, setiba di jakarta langsung perpanjang paspor. Sebenarnya dari pihak imigrasi Australianya seh nggak ada masalah. Ayah udah email langsung dan jawabannya selama visa kita udah ok dan paspor belum expi seh nggak masalah. Heran deh,
kadang kenapa ya urusan begitu aja diperpanjang di negara kita. Padahal banyak urusan lain yang lebih penting. Pengalaman, pas beberapa waktu lalu kita ke KL, ada bule dari mana gitu, paspornya expi 2 hari lagi, tapi nggak masalah pas di imigrasinya, lancar2 aja tuh.
Setelah beberapa minggu diJakarta. Badan pun udah mulai fit (abis lumayan lama juga jet-lag nya, ditambah hamil kali ini ada aja, yang sakit kaki lah, tangan pegel2 lah, lengakaplah sudah) akhirnya aku memutuskan untuk urus paspor sendiri. Pertama kali aku urus paspor, 5 th yang lalu, jujur aja aku urusnya pake orang dalam bayarannya lumayan lho, klo nggak salh waktu itu 500 ribu deh. emang seh, aku nggak ribet, cuma datang janjian ketemu orangnnya buat nyerahin berkas2, trus selang beberapa hari ke kantor imigrasi, nggak perlu antri, Langsung foto, trus besoknya paspornya jadi.
Nah, kali ini pengen nya urus sendiri. Kata ayah, setelah baca2 katanya sekarang kita udah bisa melakukan pra-permohonana di http://ipass.imigrasi.go.id:8080/xpasinet/ dengan memasukkan berkas2 secara online ,seperti :
1. KTP
2. KK (Kartu Keluarga)
3. Akte Kelahiran / Surat nikah (bagi yang sudah menikah) / Ijazah
4. Paspor lama
5. Surat rekomendasi dari perusahaan atau instansi tempat kita bekerja (bagi yang bekerja)
Semuanya di scan hitam putih dan besar filenya nggak boleh dari 300 kb untuk satu berkas. Baru deh diupload. Terakhir kita dapat surat Tanda Terima Pra Permohonan Pengurusan Paspor.trus tingal di print dan dibawa ke kantor imigrasi. Jangan lupa semua berkas asli di bawa dan di fotokopi ukuran A4 (KTP tidak boleh di potong)
Setelah semuanya selesai,pergilah aku, bibi dan cut amina kekantor imigrasi Jakarta Selatan. Beberapa bulan yang lalu kantor imigrasi masih di Jl.Mampang prapatan. Tiba-tiba pas kita kesana kantornya udah rata dengan tanah. Didepannya ada tulisan pengumumannya. Cuma masalahnya, tau sendiri, jalan mampang prapatan itu Subhanallah macetnya. Mana bawa anak lagi. Akhirnya aku memutuskan untuk coba beberapa hari kemudian.
Akhirnya hari rabu kemaren setelah ayahnya nyari2 alamatnya diinternet dan nanya sana-sini. Rupanya kantornya pindah ke jalan TB. Simatupang no.10. Sekitar 10 meter dari Poolnya bis Lorena. Kebetulan itu dekat dengan kantor pertama kali aku bekerja. Setelah dicari ternyata bener2 dekat kantor tempat aku dulu kerja, klo aku bilang sih pas dijalan masuk Jl. Kaimun. Jalan kesana juga luar biasa macetnya. Dari rumah aku lewat mampang-buncit, trus belok kanan, lurus aja kearah fatmawati trus udah dekat kearah pondok indah.
Sampe disana kira-kira jam sepuluhan (pakir di kantor imigrasi penuh, jadinya parkir di Hotel Sakura). Pas sampe disana, aku langsung ambil nomor antrian (yang ternyata, nomor antriannya ditutup jam 11 teng) Dapatnya nomor 312. Untunglah ada bapak2 disebelahku yang juga sedang ngurusin paspor anaknya punya 2 nomor antrian. Akhirnya dia ngasih nomor antriannya ke aku. lumayan banget nomornya 292. dan aku dipanggil sebelum jam 12 siang. Jam 12 siang semua loket ditutup. Waktu dipanggil, dan aku menyerahkan tanda Terima Pra Permohonan itu petugasnya bilang gini., " Waduh ibu kasian banget dari tadi capek2 antri. Padahal nggak perlu antri lagi klo udah masukin berkas secara online, bisa langsung ke atas antri foto". Kataku " Wah mana saya tahu mbak, nggak ada pengumuman apa2 ditulis disini". (Mungkin bisa di coba bagi yang mo ngurus sendiri dengan melakukan pra-permohonan). Trus dia tanya, klo aku mau difoto hari ini atau besok aja. Setelah pikir2 dari pada harus bolak balik jauh2 kekantor imigrasi lagi ya sud lah, aku putuskan untuk foto hari itu juga, trus nunggu sebentar, dia kasih kwitansi pembayaran, bayar di kasir sebesar 270 ribu. Udah deh, keatas, buat ambil antrian foto. Dan aku dapat nomor 105.
Perutku udah keroncongan banget, maklum berbadan dua (hehehe...) akhirnya kita keluar cari makanan disekitar situ, soalnya udah jam 12 kurang dan nomor antrian saat itu baru 50, masih setengah lebih yang belum dipanggil. Selesai makan siang, cari musolla, sholat dzuhur. Jam 12 baru keatas lagi buat ngantri foto dilantai 2.
Cuma ya gitu deh, berhubung banyak banget yang ngurus paspor lewat belakang (datang cuma buat foto dan nggak antri) Jadilah proses antrian foto lamaaaaaaaaaaaaaa bangetttttt. sampe amina bobo dan bibi BeTe. Cuma mau bilang apa lagi udah kepalang tanggung, masa iya pulang. Akhirnya sekitar jam 4-an udah nggak banyak lagi yang urus lewat belakang, barulah pemanggilan berdasarkan nomor antrian lancar. Dan jam setengah lima, aku selesai difoto dan pulang. Capekkkk banget hari itu. Bayangin aja, pinggangku sampe sakit kelamaan duduk. Kasian juga bibi, mana lagi puasa harus ngejar2 amina, dia nggak bisa diam. Abis kirain nggak lama. Ternyata hampir seharian. Syukur lah semuanya udah kelar. InsyaAllah paspornya jadi minggu depan.
Pas ke Melbourne kemaren kan sempat ditegur sama petugas imigrasi, masalahnya, pasporku masa berlakunya tinggal 5 bulan lagi. Kata petugas imigrasinya begini (sama si ayah amina) : "Lho Pak? koq paspor ibunya tinggal 5 bulan lagi neh. Udah nggak boleh berangkat neh Pak!" (kurang lebih begitulah katanya). Si Ayah bilang : "Tapi kan belum expire Pak. Wah gimana ya Pak? Abis saya belum sempat temenin istri ngurus paspor, saya akhir2 ini sedang sibuk keluar kota, mana istri lagi hamil, ada bayi lagi. Tapi kami nggak lama koq diAussynya. Ini ada tiket balik kami ke Jakarta, klo bapak mau lihat." Akhirnya setelah kita dinasehatin panjang lebar dan kita iya-iya aja, akhirnya kita dikasih juga lewat, dengan catatan, setiba di jakarta langsung perpanjang paspor. Sebenarnya dari pihak imigrasi Australianya seh nggak ada masalah. Ayah udah email langsung dan jawabannya selama visa kita udah ok dan paspor belum expi seh nggak masalah. Heran deh,
kadang kenapa ya urusan begitu aja diperpanjang di negara kita. Padahal banyak urusan lain yang lebih penting. Pengalaman, pas beberapa waktu lalu kita ke KL, ada bule dari mana gitu, paspornya expi 2 hari lagi, tapi nggak masalah pas di imigrasinya, lancar2 aja tuh.
Setelah beberapa minggu diJakarta. Badan pun udah mulai fit (abis lumayan lama juga jet-lag nya, ditambah hamil kali ini ada aja, yang sakit kaki lah, tangan pegel2 lah, lengakaplah sudah) akhirnya aku memutuskan untuk urus paspor sendiri. Pertama kali aku urus paspor, 5 th yang lalu, jujur aja aku urusnya pake orang dalam bayarannya lumayan lho, klo nggak salh waktu itu 500 ribu deh. emang seh, aku nggak ribet, cuma datang janjian ketemu orangnnya buat nyerahin berkas2, trus selang beberapa hari ke kantor imigrasi, nggak perlu antri, Langsung foto, trus besoknya paspornya jadi.
Nah, kali ini pengen nya urus sendiri. Kata ayah, setelah baca2 katanya sekarang kita udah bisa melakukan pra-permohonana di http://ipass.imigrasi.go.id:8080/xpasinet/ dengan memasukkan berkas2 secara online ,seperti :
1. KTP
2. KK (Kartu Keluarga)
3. Akte Kelahiran / Surat nikah (bagi yang sudah menikah) / Ijazah
4. Paspor lama
5. Surat rekomendasi dari perusahaan atau instansi tempat kita bekerja (bagi yang bekerja)
Semuanya di scan hitam putih dan besar filenya nggak boleh dari 300 kb untuk satu berkas. Baru deh diupload. Terakhir kita dapat surat Tanda Terima Pra Permohonan Pengurusan Paspor.trus tingal di print dan dibawa ke kantor imigrasi. Jangan lupa semua berkas asli di bawa dan di fotokopi ukuran A4 (KTP tidak boleh di potong)
Setelah semuanya selesai,pergilah aku, bibi dan cut amina kekantor imigrasi Jakarta Selatan. Beberapa bulan yang lalu kantor imigrasi masih di Jl.Mampang prapatan. Tiba-tiba pas kita kesana kantornya udah rata dengan tanah. Didepannya ada tulisan pengumumannya. Cuma masalahnya, tau sendiri, jalan mampang prapatan itu Subhanallah macetnya. Mana bawa anak lagi. Akhirnya aku memutuskan untuk coba beberapa hari kemudian.
Akhirnya hari rabu kemaren setelah ayahnya nyari2 alamatnya diinternet dan nanya sana-sini. Rupanya kantornya pindah ke jalan TB. Simatupang no.10. Sekitar 10 meter dari Poolnya bis Lorena. Kebetulan itu dekat dengan kantor pertama kali aku bekerja. Setelah dicari ternyata bener2 dekat kantor tempat aku dulu kerja, klo aku bilang sih pas dijalan masuk Jl. Kaimun. Jalan kesana juga luar biasa macetnya. Dari rumah aku lewat mampang-buncit, trus belok kanan, lurus aja kearah fatmawati trus udah dekat kearah pondok indah.
Sampe disana kira-kira jam sepuluhan (pakir di kantor imigrasi penuh, jadinya parkir di Hotel Sakura). Pas sampe disana, aku langsung ambil nomor antrian (yang ternyata, nomor antriannya ditutup jam 11 teng) Dapatnya nomor 312. Untunglah ada bapak2 disebelahku yang juga sedang ngurusin paspor anaknya punya 2 nomor antrian. Akhirnya dia ngasih nomor antriannya ke aku. lumayan banget nomornya 292. dan aku dipanggil sebelum jam 12 siang. Jam 12 siang semua loket ditutup. Waktu dipanggil, dan aku menyerahkan tanda Terima Pra Permohonan itu petugasnya bilang gini., " Waduh ibu kasian banget dari tadi capek2 antri. Padahal nggak perlu antri lagi klo udah masukin berkas secara online, bisa langsung ke atas antri foto". Kataku " Wah mana saya tahu mbak, nggak ada pengumuman apa2 ditulis disini". (Mungkin bisa di coba bagi yang mo ngurus sendiri dengan melakukan pra-permohonan). Trus dia tanya, klo aku mau difoto hari ini atau besok aja. Setelah pikir2 dari pada harus bolak balik jauh2 kekantor imigrasi lagi ya sud lah, aku putuskan untuk foto hari itu juga, trus nunggu sebentar, dia kasih kwitansi pembayaran, bayar di kasir sebesar 270 ribu. Udah deh, keatas, buat ambil antrian foto. Dan aku dapat nomor 105.
Perutku udah keroncongan banget, maklum berbadan dua (hehehe...) akhirnya kita keluar cari makanan disekitar situ, soalnya udah jam 12 kurang dan nomor antrian saat itu baru 50, masih setengah lebih yang belum dipanggil. Selesai makan siang, cari musolla, sholat dzuhur. Jam 12 baru keatas lagi buat ngantri foto dilantai 2.
Cuma ya gitu deh, berhubung banyak banget yang ngurus paspor lewat belakang (datang cuma buat foto dan nggak antri) Jadilah proses antrian foto lamaaaaaaaaaaaaaa bangetttttt. sampe amina bobo dan bibi BeTe. Cuma mau bilang apa lagi udah kepalang tanggung, masa iya pulang. Akhirnya sekitar jam 4-an udah nggak banyak lagi yang urus lewat belakang, barulah pemanggilan berdasarkan nomor antrian lancar. Dan jam setengah lima, aku selesai difoto dan pulang. Capekkkk banget hari itu. Bayangin aja, pinggangku sampe sakit kelamaan duduk. Kasian juga bibi, mana lagi puasa harus ngejar2 amina, dia nggak bisa diam. Abis kirain nggak lama. Ternyata hampir seharian. Syukur lah semuanya udah kelar. InsyaAllah paspornya jadi minggu depan.
Selasa, 07 September 2010
wuihhhhhhhh dingin..........
Melbourne, Sept 7 '10
Setelah Jum'at malam,pesawat garuda menuju Melbourne di cancel, akhirnya sabtu malam kita sampai juga di Melbourne. Disambut dengan udara malam yang sangat dingin.Ternyata disini masih winter. Biasanya tanggal segini udah masuk spring. Tapi udaranya masih dingin banget. Di bandara kita udah dijemput mamanek dan amponwa. Langsung menuju apartemen. Kotanya bener-bener gelap
Setelah Jum'at malam,pesawat garuda menuju Melbourne di cancel, akhirnya sabtu malam kita sampai juga di Melbourne. Disambut dengan udara malam yang sangat dingin.Ternyata disini masih winter. Biasanya tanggal segini udah masuk spring. Tapi udaranya masih dingin banget. Di bandara kita udah dijemput mamanek dan amponwa. Langsung menuju apartemen. Kotanya bener-bener gelap
Langganan:
Postingan (Atom)